Pelataran Suci Alawi merupakan salah satu bagian arsitektur terpenting dari Makam Suci Amirul Mukminin Ali As. Dengan bentuk yang hampir menyerupai persegi, dinding bata berukuran besar, puluhan iwan, serta kaligrafi ayat-ayat Al-Qur’an, kompleks ini menampilkan salah satu keindahan khas seni Islam di Kota Najaf.
Pelataran Suci Alawi memiliki 99 iwan di empat sisinya, lima pintu masuk utama, serta sejumlah bangunan dan peninggalan bernilai sejarah. Berikut gambaran mengenai struktur, fungsi, dan bagian-bagian penting dari pelataran tersebut.
Pelataran Suci Alawi berbentuk hampir persegi dan mengelilingi Makam Suci Alawi dari tiga sisi, yakni utara, selatan, dan timur. Luasnya sekitar 4.219 meter persegi.
Dahulu, di sisi barat terdapat lorong beratap yang menghubungkan bagian utara dan selatan pelataran. Setelah lorong tersebut dibongkar dan kawasannya dimasukkan dalam proyek pembangunan Serambi Abu Thalib, sisi barat Makam Suci Alawi kini berbatasan langsung dengan Pelataran Sayyidah Fatimah Zahra Sa.
Dinding yang mengelilingi Pelataran Suci Alawi terbuat dari bata dan memiliki struktur yang kokoh dengan ketinggian sekitar 12 meter. Pelataran ini memiliki lima pintu masuk utama.
Dari bagian dalam, masing-masing sisi timur dan barat memiliki panjang sekitar 85 meter, sedangkan sisi utara dan selatan masing-masing sekitar 77 meter.
Bagian luar dinding dilapisi bata ukir yang dihiasi motif geometris serta kaligrafi nama-nama Allah Swt, Nabi Muhammad Saw, dan Amirul Mukminin Ali As menggunakan teknik mosaik keramik.
Struktur dinding pelataran terdiri atas dua lantai dengan deretan ruangan berkubah yang tersusun secara simetris.
Di tengah masing-masing ruangan terdapat pintu kayu, sementara di bagian atasnya terdapat jendela kayu berbentuk lengkung.
Di depan setiap ruangan dibangun iwan dengan lengkungan runcing. Iwan-iwan kecil tersebut memiliki ukuran yang relatif seragam, dengan tinggi sekitar 5 meter, lebar 4 meter, dan kedalaman sekitar 2,25 meter.
Pada sudut-sudut iwan digunakan ornamen keramik sebagai salah satu unsur dekoratif utama.
Pada lantai dasar, bagian depan iwan sebagian besar dihiasi dengan susunan bata dekoratif. Sementara pada lantai atas, seluruh permukaan depan iwan dilapisi mosaik keramik.
Setiap iwan di lantai atas dilengkapi pagar kayu dan batang logam. Di bagian atasnya terdapat pita keramik lebar yang memuat surah-surah Al-Qur’an secara lengkap dalam kaligrafi Tsuluts.
Iwan-Iwan Besar di Pelataran Suci Alawi
Pelataran Suci Alawi juga memiliki sejumlah iwan besar dengan karakteristik arsitektur khusus.
Iwan besar utara, yang dikenal sebagai Iwan Yazdi atau Iwan Masjid Imran bin Shahin, serta Iwan besar selatan atau Iwan Habubi, memiliki ketinggian sekitar 11,50 meter pada titik tertinggi lengkungannya dan lebar sekitar 6,75 meter.
Sementara Iwan besar timur, yang dikenal sebagai Iwan Bab al-Sa’ah, memiliki tinggi sekitar 11,50 meter dan lebar sekitar 3,30 meter.
Bingkai lengkung Iwan Bab al-Sa’ah dihiasi tiga lapis keramik berwarna pirus. Di atas pintu terdapat sebuah ruangan dengan jendela kayu di kedua sisinya, sedangkan di bagian atap berdiri menara jam.
Iwan besar di sisi utara dan selatan memiliki ukuran dan ketinggian yang sebanding dengan Iwan Bab al-Sa’ah. Ketiganya menghadap ke arah bangunan makam sehingga dari luar, darih atau pusara suci Imam Ali As dapat terlihat melalui iwan-iwan tersebut.
Secara keseluruhan, terdapat 99 iwan di Pelataran Suci Alawi, yang terdiri atas:
- 26 iwan kecil dan satu iwan besar, Iwan Yazdi, di sisi utara.
- 28 iwan kecil dan satu iwan besar, Iwan Bab al-Sa’ah, di sisi timur.
- 26 iwan kecil dan satu iwan besar, Iwan Habubi, di sisi selatan.
- 16 iwan kecil di sisi barat.
Pada masa lalu, para pelajar agama pendatang yang menuntut ilmu di Najaf menggunakan ruangan-ruangan di lantai atas Pelataran Suci Alawi sebagai tempat tinggal, sedangkan ruangan di lantai dasar digunakan sebagai ruang belajar.
Makam Para Ulama dan Tokoh Besar
Sejumlah ulama dan tokoh besar Islam juga dimakamkan di kawasan Pelataran Suci Alawi.
Di antaranya adalah:
- Sheikh Murtadha Ansari, wafat 1281 H.
- Sayyid Muhammad Kazim Yazdi, wafat 1337 H.
- Sheikh Murtadha Isfahani, wafat 1365 H.
- Sayyid Abul Qasim al-Khoei, wafat 1413 H.
- serta sejumlah ulama dan marja besar lainnya.
Akses menuju lantai atas dilakukan melalui lima tangga spiral, terdiri atas dua tangga di sisi utara, dua di sisi selatan, dan satu di sisi timur.
Tangga-tangga tersebut menuju sebuah lorong sempit dengan lebar sekitar satu meter dan langit-langit rendah yang menghubungkan ruangan-ruangan di lantai atas.
Pada dinding lorong terdapat sejumlah jendela kecil yang menghadap ke bagian luar Pelataran Suci Alawi.
Bangunan dan Titik Penting di Pelataran Suci Alawi
Sejumlah bangunan dan lokasi penting yang berada di kawasan Pelataran Suci Alawi antara lain:
- Bangunan Makam Suci Alawi
- Menara Jam
- Masjid al-Ra’s
- Masjid Imran bin Shahin
- Masjid Khadra
- Madrasah Gharawiyah
- Madrasah Mirza Shirazi atau Mujaddid Shirazi
- Dar al-Shifa
- Pelataran Sayyidah Fatimah Zahra SA
Pelataran Suci Alawi dengan struktur arsitektur, ornamen Islam, bangunan bersejarah, serta keberadaan makam sejumlah ulama besar menjadi salah satu bagian penting yang memperkaya nilai sejarah, keagamaan, dan seni dari kompleks Makam Suci Amirul Mukminin Ali AS di Najaf.
Sumber
Diadaptasi dari buku Tarikh al-Marqad al-Alawi al-Muthahhar.