Sebagai bagian dari inisiatif ini, Astana Suci menjadi tuan rumah bagi perwakilan komite-komite Hussaini dan mawkib dari berbagai provinsi di Irak. Program ini dilaksanakan di lingkungan pelataran dan fasilitas Astana Suci Amirul Mukminin dalam kerangka yang dirancang dengan cermat dan terarah. Tujuan utamanya adalah untuk memperkuat budaya pelayanan Hussaini serta meningkatkan kedalaman spiritual dan kualitas intelektual dari majelis-majelis duka.
Jafar Al-Bidiri, Wakil Kepala Departemen Media, menjelaskan dalam sebuah pernyataan kepada Media Center Astana Suci:
“Program ini memberikan kesempatan bagi para peserta untuk merasakan secara langsung semangat dalam melayani para peziarah dan untuk membenamkan diri dalam atmosfer sakral serta menyejukkan jiwa di Astana Suci Amirul Mukminin. Program ini juga mencakup serangkaian seminar dan ceramah yang disampaikan oleh sejumlah ulama dari seminari Islam, yang menekankan pentingnya menjaga keaslian, berpegang teguh pada prinsip-prinsip yang telah mapan, serta mematuhi pedoman keagamaan yang relevan dalam penyelenggaraan majelis-majelis Hussaini.”
Ia lebih lanjut menegaskan bahwa program ini menyoroti perlunya menjunjung tinggi tradisi majelis duka yang berakar kuat. Hal ini mencakup seleksi cermat terhadap para pembicara, pemadah, dan penyair untuk memastikan bahwa konten yang disajikan selaras dengan standar keagamaan dan doktrin yang benar, serta pesan dari majelis Hussaini tetap tulus, berdampak, dan setia pada semangat perjuangan Imam Al-Hussain (as).
Inisiatif ini merupakan bagian dari pendekatan yang lebih luas yang diadopsi oleh Astana Suci Amirul Mukminin dalam mendukung dan menata kegiatan komite-komite Hussaini dan mawkib. Melalui upaya-upaya tersebut, Astana Suci berupaya untuk memperdalam pesan Asyura, menjaga martabat dan kesakralan majelis duka, serta mempromosikan budaya pelayanan yang sadar dan bertanggung jawab.




