Most searched:

Kaum Munafik

Syubhat-Syubhat Dan Penyimpangan Kaum Munafik Dalam Menanggapi Peristiwa Ghadir | Bagian Ketiga

Pada bagian kedua artikel ini, syubhat kaum munafik seputar arti “Maula” telah dijelaskan, di bagian ini, syubhat kaum munafik seputar keterkaitan Ghadir dengan perintah ilahi akan dijelaskan:

Ketiga: Syubhat Kaum Munafik Tentang Keterkaitan Ghadir Dengan Perintah Ilahi

Usai Khutbah Ghadir dan baiat umum umat Islam kepada Amirul Mukminin As, cara ketiga  kaum munafik untuk menimbulkan keraguan terhadap peristiwa Ghadir adalah membuat desas-desus bahwa keterkaitan peristiwa Ghadir dengan perintah Tuhan adalah sesuatu yang dibuat-buat oleh Rasul Saw dan sebenarnya tidak nyata.

Kaum munafik mempromosikan masalah ini dan menyuarakannya secara terbuka. Mereka menyebarkan rumor ini dengan mengatakan bahwa “Allah tidak memerintahkannya dan ini adalah sesuatu yang dia buat-buat dan ia nisbatkan kepada Allah,”. Dalam istilah arab perbuatan ini disebut “taqawul“, lalu mereka menyebut Rasul Saw sebagai”pembohong”. Mereka menuduh bahwa tujuan Rasul Saw melakukan ”taqawul” ini adalah untuk menghormati sepupunya.

Rumor yang mereka sebarkan ini dan upaya menghancurkan pikiran orang-orang adalah sebagai berikut:

لا وَ اللَّهِ ما اَمَرَهُ اللَّهُ بِهذا، وَ ما هُوَ اِلاّ شَىْ‏ءٌ يَتَقَوَّلُهُ! اِنَّ مُحَمَّداً كَذّابٌ عَلى رَبِّهِ وَ ما اَمَرَهُ اللَّهُ بِهذا فى عَلِىٍّ! وَ اللَّهِ ما هذا مِنْ تِلْقاءِ اللَّهِ وَ لكِنَّهُ اَرادِ اَنْ يُشَرِّفَ ابْنَ عَمِّهِ

“Tidak, aku bersumpah demi Allah, Allah tidak memerintahkannya untuk melakukan ini; Dan ini tidak lain hanyalah sesuatu yang ia nisbatkan secara keliru kepada Allah! Muhammad berbohong tentang Tuhannya dan Allah tidak memberinya perintah seperti itu mengenai Ali!”

Konspirasi dan syubhat ini segera dibantah oleh Allah Yang Maha Kuasa dalam Surah Al-Haqqah yang ia turunkan untuk mendukung Rasul Saw dan membuktikan bahwa peristiwa Ghadir terjadi atas dasar wahyu sekaligus meletakkan pondasi kokoh untuk peristiwa Ghadir dalam Al-Quran.

Ayat 43 sampai 52 dari Surah Al-Haqqah yang berbunyi:

تَنْزيلٌ مِنْ رَبِّ الْعالَمينَ. وَ لَوْ تَقَوَّلَ عَلَيْنا بَعْضَ الاَقاويلِ. لاَخَذْنا مِنْهُ بِالْيَمينِ. ثُمَّ لَقَطَعْنا مِنْهُ الْوَتينَ. فَما مِنْكُمْ مِنْ اَحَدٍ عَنْهُ حاجِزينَ. وَ اِنَّهُ لَتَذْكِرَةٌ لِلْمُتَّقينَ. وَ اِنّا لَنَعْلَمُ اَنَّ مِنْكُمْ مُكَذِّبينَ وَ اِنَّهُ لَحَسْرَةٌ عَلَى الْكافِرينَ. وَ اِنَّهُ لَحَقُّ الْيَقينِ. فَسَبِّحْ بِاسْمِ رَبِّكَ الْعَظيمِ

“(Al-Qur’an itu) diturunkan dari Tuhan semesta alam. Sekiranya dia (Nabi Muhammad) mengada-adakan sebagian saja perkataan atas (nama) Kami, niscaya Kami benar-benar menyiksanya dengan penuh kekuatan. Kemudian, Kami benar-benar memotong urat nadinya. Maka, tidak ada seorang pun dari kamu yang dapat menghalangi (Kami) darinya (pemotongan urat nadi itu). Sesungguhnya ia (Al-Qur’an itu) benar-benar suatu pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa. Sesungguhnya Kami benar-benar mengetahui bahwa di antara kamu ada para pendusta. Sesungguhnya ia (pendustaan terhadap Al-Qur’an) benar-benar menjadi penyesalan bagi orang-orang kafir (di akhirat). Sesungguhnya ia (Al-Qur’an itu) adalah kebenaran yang meyakinkan. Maka, bertasbihlah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang Mahaagung. “

Jawaban yang diberikan ayat-ayat ini terhadap rumor bahwa Ghadir tidak dinisbatkan kepada Allah adalah sebagai berikut:

“Wilayah Ali telah diturunkan dari Tuhan Semesta Alam. Jika Muhammad menisbatkan sebagian ucapannya kepada kita secara salah, niscaya kami akan mencengkeram tangan kanannya lalu memotong urat nadinya dan tidak seorang pun di antara kalian akan dapat mencegahnya”

Wilayah Ali adalah pengingat bagi orang-orang bertakwa di dunia dan kami tahu bahwa di antara kalian ada yang mengingkari Wilayah Ali, seperti Abu Bakar dan Umar.

Ali adalah sumber penyesalan bagi orang-orang kafir dan Wilayahnya adalah kepastian yang benar. Maka, wahai Muhammad, agungkanlah nama Tuhanmu Yang Maha Agung, dan bersyukurlah kepada-Nya atas nikmat yang telah Dia berikan kepadamu.”

 

Baca lebih lanjut di bagian keempat

Konten lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *