Most searched:

Kaum Munafik ghadir

Syubhat-Syubhat Dan Penyimpangan Kaum Munafik Dalam Menanggapi Peristiwa Ghadir | Bagian Kelima

Pada bagian keempat telah dibahas mengenai usulan kaum munafik untuk menggantikan Ali As dengan orang lain demi membatalkan apa yang diresmikan pada peristiwa Ghadir. Pada bagian ini, akan dibahas mengenai usulan kaum munafik untuk berpartisipasi dalam kekhalifahan:

Kelima: Usulan Untuk Berpartisipasi Dalam Kekhalifahan

Usai khutbah Ghadir dan baiat umum kepada Amirul Mukminin As serta kegagalan sejumlah rencana, Kaum munafik masih belum berdiam diri dan terus mencari cara lain untuk membatalkan deklarasi wilayah Ali As di Ghadir.

Masalah kelima yang terlintas di benak kaum munafik adalah masalah partisipasi dalam kekhalifahan bersama Ali As yang juga telah mereka sampaikan kepada Rasul Saw sebelum khutbah Ghadir.

Mereka mulai melaksanakan konspirasi ini dengan cara yang lebih terencana.

Mulanya sekelompok kaum munafik Quraisy mengajukan usulan ini dengan cara yang halus meminta partisipasi Quraisy, dengan mengatakan:

“Jika kalian tidak dapat menggantikan Ali aS dengan orang lain karena takut menentang Tuhan, maka pilihalah seseorang dari Quraisy untuk bekerja sama dengannya dalam kekhalifahan supaya orang-orang merasa tenang dengan keberadaanya dan tujuan kalian akan berhasil serta masyarakat tidak akan lagi menentang kalian.”

Setelah itu, Mu’adz bin Jabal datang kepada Rasul Saw dengan kelompok munafik lainnya. Kali ini Mu’adz menyebutkan nama-nama orang yang mereka uusulkan sebagai penggantinya dan berkata:

“Wahai Rasulullah, jika engkau menggabungkan Abu Bakar dan Umar dengan Ali dalam kekhalifahan agar orang-orang merasa tenang dalam masalah ini, maka apa yang terbaik bagi mereka akan terlaksana!” “Maka jadikanlah mereka sekutu dalam wilayah Ali agar mereka siap menerima perintahmu.”

Setelah tahap ini, sebagian kaum munafik Quraisy datang kepada Rasul Saw bersama Umar sendiri. Kali ini Umar, sebagai juru bicara mereka berkata:

“Wahai Rasulullah, kami telah meninggalkan penyembahan berhala dan mengikutimu! Maka jadikanlah kami sekutu dalam wilayah agar kami dapat menjadi sekutunya.”

Konspirasi ini dilakukan dengan menyampaikan segala macam pertimbangan dan usulan untuk berpartisipasi dalam kekhalifahan dan diajukan secara terbuka di hadapan Rasul Saw, sedangkan usai segala macam rincian yang sudah disampaikan di Ghadir tidak memungkinkan usulan tersebut. Pertimbangan-pertimbangan pragmatis ini tak lain hanya merupakan penghinaan terhadap perintah Allah Yang Maha Bijaksana mengenai wilayah Ali As.

Meskipun Rasul Saw menjawab mereka dan berkata bahwa ini adalah perintah ilahi dan aku tidak punya pilihan, sebagaimana pada semua tahapan Ghadir, jawaban ilahi langsung diberikan terhadap setiap konspirasi melalui turunnya wahyu, di sini juga, ayat 65-66 Surah Az-Zumar langsung diturunkan kepada Rasul Saw yang berbicara tentang kaum munafik tersebut kepada para pengusul:

وَ لَقَدْ اُوحِىَ اِلَيْكَ وَ اِلَى الَّذينَ مِنْ قَبْلِكَ لَئِنْ اَشْرَكْتَ لَيَحْبَطَنَّ عَمَلُكَ وَ لَتَكُونَنَّ مِنَ الْخاسِرينَ . بَلِ اللَّهَ فَاعْبُدْ وَ كُنْ مِنَ الشّاكِرينَ

Sungguh, benar-benar telah diwahyukan kepadamu dan kepada orang-orang (para nabi) sebelummu, “Sungguh, jika engkau mempersekutukan (Allah), niscaya akan gugurlah amalmu dan tentulah engkau termasuk orang-orang yang rugi. Oleh karena itu, sembahlah Allah (saja) dan jadilah engkau termasuk orang-orang yang bersyukur.”

Merasa bahwa ayat ini seperti pukulan palu di kepalanya, Umar meninggalkan Rasul Saw dan bergegas pergi meninggalkan rekan-rekannya.

Wahyu ini bukan hanya tanggapan negatif terhadap usulan orang lain untuk ikut serta dalam urusan kekhalifahan, tetapi lebih merupakan ancaman dan indikasi kemurkaan Allah terhadap usulan semacam itu.

Tanggapan tegas terhadap usulan tersebut sudah seharusnya tercantum dalam Al-Quran agar menjadi dokumentasi abadi bagi mereka yang berani menyampaikan usulan di hadapan perintah ilahi.

Konten lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *