Most searched:

anak-anak arbain

Makam Suci Alawi Menggelar Program-Program Edukasi Khusus Anak-Anak Di Jalur Jalan Kaki Arbain

Pusat Kebudayaan Anak “Muhsin” yang berafiliasi dengan Makam Suci Alawi menggelar program perkemahan budaya anak-anak di pusat peristirahatan al-Murtadha, yang terletak di dekat tiang 96 di jalur pejalan jalan kaki, sebagai bagian dari program budaya dan pendidikan khusus untuk hari-hari Arbain.

Perkemahan ini menampung ratusan anak setiap hari dengan melaksanakan berbagai program pendidikan, edukatif dan hiburan serta berupaya menyampaikan nilai-nilai Islam kepada mereka dalam suasana yang gembira dan interaktif.

Husain al-Ka’bi, kepala perkemahan ini, menyatakan dalam sebuah wawancara dengan Pusat Berita Makam Suci: “Program ini diselenggarakan atas perintah Penjaga Makam Suci Alawi  dan telah disambut dengan antusias oleh anak-anak; lebih dari 250 anak berpartisipasi dalam programnya pada hari pertama dan lebih dari 350 anak pada hari kedua.”

 

Program yang komprehensif dan beragam

Ia menjelaskan bahwa program harian dimulai dengan penampilan unit “pemuda alawi” yang berafiliasi dengan Pusat Kebudayaan “Muhsin” dan mencakup pembacaan ayat-ayat Al-Quran, penampilan lagu-lagu dan ratapan Husaini. Setelah pelatihan dan latihan praktik, anak-anak menampilkan program-program ini sesuai dengan suasana spiritual hari Arbain.

 

Pendidikan disertai hiburan

Ia menambahkan: “Salah satu bagian populer dari perkemahan ini adalah program “Coco”, yang menggunakan boneka untuk menyampaikan pesan pendidikan dan budaya kepada anak-anak secara interaktif dan tidak langsung. Selain itu, lomba-lomba yang bertemakan kebangkitan Husaini akan diadakan tahun ini menggunakan tampilan interaktif, yang telah memberikan suasana kompetitif yang menarik dan baru bagi anak-anak.”

 

Pengembangan Bakat dan Pemberian Apresiasi

Ia melanjutkan: “Program ini memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk melafalkan Al-Quran atau membacakan puisi dan ratapan Husaini di atas panggung. Selain itu, cerita-cerita akhlak, agama dan pendidikan singkat dinarasikan kepada anak-anak setiap hari selama maksimal 15 menit, yang berperan dalam membentuk karakter mereka dan memperkuat perilaku positif mereka.”

Ia mencatat bahwa program harian diakhiri dengan pemberian hadiah dan sejauh ini lebih dari seribu hadiah telah dibagikan kepada anak-anak; sebuah tindakan yang bertujuan untuk mendorong mereka berpartisipasi dalam kegiatan budaya dan keagamaan.

Dengan menerapkan berbagai program ini, Pusat Kebudayaan Anak “Muhsin” telah membuat kehadirannya lebih menonjol di jalur jalan kaki Arbain dan berupaya membina generasi yang akrab dengan budaya dan nilai-nilai Ahlulbait dengan menggabungkan pendidikan, kreativitas dan interaksi, serta memperkuat identitas keagamaan dan budaya anak-anak di salah satu pertemuan terbesar di dunia Islam.

Konten lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *