Di sinilah rumah bagi hati-hati yang gelisah dan merindu.
Seakan-akan langit pun menundukkan kepala di hadapan keagungan Makam Suci Amirul Mukminin Ali As.
Di tengah kemegahan arsitektur dan keheningan yang dipenuhi zikir ini, hanya satu hakikat yang terasa mengalir:
Di sinilah rumah bagi hati-hati yang tak pernah berhenti merindu.








