Peringatan bersejarah tersebut merujuk pada seribu tahun berdirinya Hauzah Ilmiah di Najaf Asyraf yang didirikan oleh Syekh Thusi.
Koordinasi Bersama
Haider Rahim, Kepala Bagian Media Makam Suci Alawi, dalam wawancara dengan Pusat Berita mengatakan: “Rapat koordinasi kedua diselenggarakan di sekitar makam suci Amirul Mukminin As. Dalam pertemuan tersebut, berbagai persiapan terpenting yang diperlukan untuk melaksanakan program ini dibahas dan dikaji. Selain itu, berbagai cara untuk menjalin komunikasi dan koordinasi dengan lembaga-lembaga terkait di makam-makam suci juga turut dibahas.”
Ia menjelaskan bahwa pada tahap berikutnya akan diselenggarakan sejumlah pertemuan khusus dalam bidang pemikiran, keilmuan, teknis, dan media.
Ia menambahkan: “Tujuan pertemuan-pertemuan tersebut adalah menyatukan pandangan dan memperkuat kerja sama dalam memperingati peristiwa bersejarah ini.”
Pengerahan Potensi dan Penguatan Kemampuan
Haider Rahim melanjutkan: “Melalui penyelenggaraan pertemuan secara berkelanjutan dan lokakarya khusus, Makam Suci Alawi sedang mengerahkan berbagai potensi serta memperkuat kemampuan sumber daya manusia dan bagian-bagian terkait.
Pertemuan dan lokakarya tersebut dikhususkan untuk mengkaji mekanisme kerja sama antara tim pelaksana, teknis, dan media, serta mempersiapkan penyelenggaraan program-program yang sesuai dengan kedudukan Najaf Asyraf dan Hauzah Ilmiahnya.”
Ia menegaskan bahwa koordinasi antara berbagai kelompok untuk pembagian tugas sedang dilakukan agar seluruh persiapan dapat berjalan secara terpadu dan fasilitas yang tersedia dapat dimanfaatkan untuk mencapai tujuan program tersebut.
Pengorganisasian Program
Haider Rahim menjelaskan: “Salah satu tujuan terpenting pertemuan-pertemuan ini adalah menyusun mekanisme terpusat untuk mengatur berbagai program dan acara besar yang berkaitan dengan peringatan 1.000 tahun Hauzah Ilmiah Najaf Asyraf, sekaligus menyatukan berbagai upaya dan pandangan.”
Ia menambahkan: “Koordinasi dalam bidang komunikasi, dukungan media, urusan teknis, dan penyediaan perlengkapan di antara lembaga-lembaga yang berpartisipasi juga menjadi bagian dari pokok pembahasan dalam pertemuan-pertemuan tersebut.”
Menurutnya, mekanisme ini akan menyediakan kerangka kerja bersama untuk mengelola program dan membagi tanggung jawab, sekaligus memperkuat koordinasi antarmakam suci dalam berbagai tahap pelaksanaan program.
Partisipasi Aktif Makam-Makam Suci
Ali Abdul Hussein al-Saqqa, Wakil Pengelola Makam Suci Kadhimain, menyampaikan kegembiraannya dapat menghadiri pertemuan tersebut.
Ia mengatakan: “Pertemuan ini merupakan pertemuan kedua dari serangkaian pertemuan yang diselenggarakan untuk membahas bidang-bidang pekerjaan, program, dan kegiatan yang berkaitan dengan peringatan 1.000 tahun Hauzah Ilmiah. Rangkaian pertemuan ini akan terus berlanjut.”
“Kegiatan-kegiatan tersebut bertujuan memperkenalkan warisan keilmuan dan pengetahuan Hauzah Ilmiah Najaf Asyraf serta memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pencapaian ilmiah para ulamanya selama seribu tahun terakhir. Berbagai pencapaian tersebut telah memainkan peran yang sangat penting dalam memperkaya perkembangan ilmu pengetahuan.” Jelasnya.
Perlu diketahui bahwa pertemuan yang diselenggarakan di Makam Suci Alawi dengan dihadiri para perwakilan makam-makam suci Irak tersebut merupakan rapat koordinasi kedua.
Pertemuan ini merupakan bagian dari upaya menyatukan pandangan dan mengoordinasikan berbagai langkah untuk mengatur program peringatan 1.000 tahun Hauzah Ilmiah Najaf Asyraf, sekaligus memperkenalkan kedudukan historis hauzah tersebut dan perannya dalam pengembangan ilmu-ilmu agama serta pengetahuan.






