Berafiliasi dengan Otoritas Pendidikan Alawi di Astana Suci Imam Ali, Pusat Kebudayaan Anak Al-Muhsin mencatatkan kehadiran yang menonjol dalam festival edisi keempat yang diselenggarakan di Arena Pameran Internasional Baghdad ini. Paviliun mereka meraih sambutan luas dari anak-anak, keluarga, dan para pengunjung.
Sebagai bagian dari misi budaya dan pendidikannya, Pusat ini mendirikan paviliun khusus anak-anak yang menawarkan beragam kegiatan edukatif dan kultural. Berkat programnya yang kaya, paviliun Pusat Al-Muhsin menjadi salah satu seksi yang paling banyak dikunjungi di festival tersebut.
Dalam pernyataannya kepada Pusat Berita Astana Suci, Shubbar Al-Tabatabaei, Kepala Bidang Kegiatan di Pusat Al-Muhsin, mengatakan:
“Partisipasi tahun ini menampilkan berbagai program budaya dan pendidikan yang dirancang khusus untuk anak-anak. Paviliun ini menjadi tempat pameran dan penjualan sejumlah karya anak, terbitan berkala, dan publikasi khusus, yang mendapat sambutan luar biasa dari keluarga-keluarga.”
Ia menambahkan:
“Partisipasi ini juga mencakup beberapa program interaktif, yang terdepan di antaranya adalah pertunjukan teater boneka yang digelar setiap hari selama kurang lebih dua jam sepanjang festival. Pertunjukan-pertunjukan ini menyajikan konten edukatif yang menyenangkan, disesuaikan dengan kelompok usia yang berbeda. Sebagai tambahan, sebuah inisiatif baru untuk pertama kalinya diperkenalkan tahun ini: permainan interaktif berbasis gerakan, yang dirancang untuk memadukan pembelajaran dengan hiburan dan menyampaikan nilai-nilai edukatif dalam lingkungan yang dinamis dan menarik.”
Sepanjang festival berlangsung, paviliun Pusat Al-Muhsin diwarnai atmosfer vitalitas, keceriaan, dan antusiasme—yang terpancar jelas di wajah anak-anak dan keluarga mereka. Tingginya antusiasme dan respons positif terhadap program serta publikasi Pusat ini menggarisbawahi keberhasilan partisipasi dalam menciptakan lingkungan budaya dan edukatif yang berdampak, serta menyoroti peran efektif Astana Suci Imam Ali dalam bidang pengembangan budaya yang berpusat pada anak.






