Menurut dokumen sejarah Ghadir, tradisi mengucapkan selamat di hari Idul Ghadir memiliki kedudukan tersendiri. Karena Nabi Muhammad Saw menekankan pentingnya mengucapkan selamat di Idul Ghadir. Berikut perbuatan-perbuatan yang dianjurkan di hari Ghadir
- Mengucapkan Selamat kepada Rasulullah Saw
Rasulullah Saw bersabda pada hari Ghadir:
هنّئونى، هنّئونى
“ucapkan selamat kepadaku.”
Oleh karena itu, dalam beberapa amalan ziarah dan doa di hari ini, kita mengucapkan selamat kepada Rasulullah Saw.
Atas dasar itu, sudah sepatutnya bagi kaum mukmin untuk membaca doa dan ziarah pada hari ini, yang termasuk ziarah kepada Rasulullah Saw.
- Mengucapkan Selamat kepada Amirul Mukminin As
Pada hari Ghadir Khum, usai berkhutbah, Rasulullah As duduk di sebuah tenda yang dikhususkan untuk beliau dan beliau memerintahkan Amirul Mukminin As untuk duduk di tenda lain lalu memerintahkan orang-orang untuk mengucapkan selamat dan memberi ucapan selamat kepada Amirul Mukminin As.
Setelah kaum pria mengikrarkan baiat, beliau memerintahkan kaum wanita untuk juga mengucapkan selamat berbaiat.
Amirul Mukminin As juga berkata dalam khutbah Ghadir:
“Nabi Muhammad Saw bersabda: ‘Salinglah memberi ucapan selamat dan jadikanlah hari ini sebagai hari raya.’
Kemudian beliau berkata: ‘Rasulullah Saw memerintahkanku untuk menyampaikan kata-kata ini.’
- Saling memberi ucapan selamat kepada kaum mukmin
Pada hari yang mulia ini, cara kaum Syiah, semestinya untuk mengamalkan dan mengucapkan apa yang dipesankan kepada kita oleh Nabi Muhammad Saw.
Ketika kaum mukminin bertemu, usai memberi salam dan berjabat tangan, mereka hendaknya mengucapkan ucapan selamat ini:
الحمد للَّه الذى جعلنا من المتمسّكين بولاية اميرالمؤمنين و الائمة
‘segala puji bagi Allah yang telah menjadikan kita termasuk orang-orang yang berpegang teguh pada wilayah Amirul Mukminin dan para Imam’
Imam Ridha As bersabda dalam hal ini:
هو يوم التهنئة؛ يهنّىء بعضكم بعضاً. فاذا لقى المؤمن اخاه يقول: الحمد للَّه الذى جعلنا من المتمسكين بولاية اميرالمؤمنين و الائمة
“Ini adalah hari ucapan selamat; salinglah mengucapkan selamat. Ketika seorang mukmin bertemu dengan saudaranya, ia berkata: “Segala puji bagi Allah, yang telah menjadikan kita termasuk orang-orang yang berpegang teguh pada wilayah Amirul Mukminin dan para Imam.
Satu hal menarik yang tidak kita temukan dalam kemenangan Rasul Saw lainnya baik dalam perang maupun peristiwa lainnya, bahkan dalam penaklukan Mekah, adalah bahwa Rasul Saw bersabda pada Hari Ghadir:
“Ucapkanlah selamat kepadaku, berikan ucapan selamat kepadaku, karena Allah telah mengangkatku menjadi nabi dan keluargaku menjadi Imam.”
Dan ini adalah tanda kemenangan besar dan kehancuran total dari kekafiran dan kemunafikan.