Wakil Pengurus Makam Suci Alawi, Ihsan At-Tha’i meresmikan pameran karya-karya seni bersejarah dan manuskrip dari Perbendaharaan makam suci Alavi dalam rangka meramaikan program Pekan Ghadir Internasional ke-15 yang dihadiri anggota dewan direksi.
Dalam pameran ini, koleksi berharga berupa karya-karya seni, manuskrip bersejarah, Al-Quran kuno dan dokumen-dokumen bersejarah dipamerkan di Aula Aminah yang terletak di halaman Zahra.
Wakil Kepala bagian ini, Ammar Mashaallah, menyatakan dalam sebuah wawancara dengan Pusat Berita Makam Suci Alawi: “Pameran ini mencakup contoh-contoh Al-Quran tulisan tangan dan dokumen-dokumen bersejarah yang dianggap sebagai warisan berharga di bidang ilmu pengetahuan dan budaya.”
Ia menambahkan; “Perbendaharaan Alavi adalah salah satu perpustakaan dan harta karun tertua dan paling terkenal di Irak dan dunia Islam. Kali ini, karya-karya tersebut dipresentasikan dengan cara yang berbeda dari pameran-pameran sebelumnya.”
Selain itu, sejumlah naskah Al-Quran yang berusia seribu tahun keatas dipamerkan untuk umum, yang beberapa di antara naskah-naskah tersebut baru dipamerkan untuk pertama kalinya.
Ammar juga menerangkan seputar kegiatan pemugaran dan pelestarian manuskrip-manuskrip kuno. “Dalam pameran ini, naskah-naskah Al-Quran dan manuskrip yang disimpan di perbendaharaan Alawi juga dipresentasikan” kata Ammar.
Pameran yang diselenggarakan dengan upaya Departemen Urusan Intelektual dan Kebudayaan Makam Suci Alawi ini akan berlangsung dari tanggal 16 hingga 21 Dzulhijjah dan bertujuan untuk memperkuat partisipasi masyarakat dalam kesempatan yang mulia ini sekaligus mempromosikan budaya wilayah dan kesetiaan kepada Amirul Mukminin As dan menjaga supaya pesan Ghadir tetap hidup di hati dan pikiran.
Pameran naskah-naskah dan manuskrip dari Perbendaharaan Alawi memberikan kesempatan berharga bagi mereka yang tertarik pada warisan budaya dan sejarah untuk mengenal lebih dekat harta unik berupa karya-karya ilmiah dan sejarah.