Pusat “Al-Nazhm” di bawah Unit Pengembangan dan Perencanaan Astana Suci Alawi, bekerja sama dengan Unit Pelatihan dan Pengembangan Perusahaan Pemerintah Distribusi dan Layanan Gas Cabang Najaf Al-Asyraf, mengadakan lokakarya khusus mengenai pengoperasian dan pemanfaatan jaringan gas cair di berbagai lokasi serta mekanisme penanganan kondisi darurat.
Jawad Al-Khuzaei, pengawas lokakarya, dalam wawancara dengan pusat pemberitaan, menyatakan:
“Lokakarya ini diselenggarakan selama dua hari berturut-turut bagi para petugas keselamatan dan kesehatan kerja di Astana Suci. Tujuan pelaksanaannya adalah untuk mengembangkan keterampilan lapangan serta meningkatkan tingkat kesiapsiagaan mereka dalam menghadapi potensi bahaya, sekaligus memperkuat kemampuan dalam mengambil tindakan yang cepat dan efektif pada saat terjadi kondisi darurat.”
Partisipasi Aktif
Al-Khuzaei menambahkan:
“Dalam lokakarya ini, sekitar 23 peserta pelatihan turut ambil bagian. Di bawah supervisi instruktur spesialis, Insinyur Atheer Abdul Amir Shakir, mereka memperoleh pelatihan teori dan praktik. Ia menyampaikan materi aplikatif dengan menitikberatkan pada standar keselamatan yang telah ditetapkan serta praktik terbaik dalam pengoperasian jaringan.”
Penguatan Pendekatan Preventif
Perlu dicatat bahwa lokakarya ini diselenggarakan dalam kerangka upaya Astana Suci Alawi untuk menanamkan budaya pencegahan dan respons dini dalam kondisi darurat; suatu ikhtiar yang bertujuan menjamin terciptanya lingkungan kerja yang lebih aman dan berkelanjutan, sekaligus meningkatkan efektivitas para personelnya dalam melindungi jiwa dan harta benda.




