Most searched:

Imam Ali Zainal Abidin Memperkenalkan Ayahnya Di Hadapan Yazid

Imam Ali Zainal Abidin As memperkenalkan dirinya sebagai berikut dalam khutbah yang disampaikan di hadapan Yazid di Syam: Aku adalah putra Ali Murtadha; aku adalah putra orang yang memerangi musuh hingga mereka mengucapkan “Tiada tuhan selain Allah”. Aku adalah putra orang yang berperang bersama Rasulullah dengan dua pedang dan menyerang dengan dua tombak, berhijrah dua kali, berbaiat dua kali, berperang di Badar dan Hunain dan tidak pernah mengingkari Tuhan bahkan sedetik pun. Aku adalah putra orang-orang beriman yang saleh, pewaris para nabi, penghancur kaum pembangkang, pemimpin kaum Muslimin, cahaya para pejuang, penghias ahli ibadah, mahkota orang-orang yang menangis, orang yang paling sabar di antara orang-orang yang sabar, pejuang terbaik dari keluarga Yasin dan utusan Tuhan semesta alam.

Aku adalah putra dari orang yang didukung oleh Jibril dan ditolong Mikail. Aku adalah putra dari orang yang membela keteguhan kaum Muslimin dan memerangi Mariqin, Naqitsin dan Qasithin serta memerangi musuh-musuhnya yang Nashibi dan merupakan orang Quraisy yang paling terhormat yang pernah hidup di muka bumi. Aku adalah putra dari orang yang menjawab seruan Allah dan Rasulnya dari kalangan orang-orang beriman dan orang pertama yang memeluk Islam dan penghancur orang-orang membangkang dan penghancur kaum musyrik dan anak panah Allah dalam melawan orang-orang munafik dan lidah hikmat para ahli ibadah dan pendukung agama Allah dan penjaga urusan agama Allah dan sumber hikmat Allah dan pusat ilmunya. Dia lembut, dermawan, agung, rendah hati, suci, dari tanah Batha’, disenangi orang-orang, inisiatif, memiliki misi agung, sabar, ahli puasa, sopan, bangkit melawan kezaliman, tegas dan pengurai perpecahan kelompok-kelompok.

Ia adalah orang yang paling saleh di antara semua orang, yang paling teguh pendiriannya, yang paling bertekad dan yang paling berani hatinya; Ia adalah singa perkasa yang, ketika tombak-tombak saling berdekatan dalam pertempuran dan kesengsaraan mendekat, ia menghancurkan seperti batu penggiling dan menyebarkannya seperti daun kering ditebar angin; singa Hijaz dan pemimpin Irak yang perkasa, seorang Makkah, seorang Madani, ahli masjid Khaif, ahli Aqabah, ahli perang Badar dan Uhud, ahli baiat syajarah, yang berhijrah, pemimpin bangsa Arab dan singa mereka dalam peperangan; pewaris dua kedudukan dan bapak dari dua cucu Rasul Saw Hasan dan Husain; ini adalah kakekku Ali bin Abi Thalib As.

(Bihar al-Anwar, Jilid 45, Hal. 137)

Konten lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *